Langsung ke konten utama

Anak Gaul Kotak Bangsri



Laju kereta meninggalkan stasiun Semarang, diperutnya yang tersabung berekor – ekor penuh sesak dengan dengkuran nafas manusia, saling berebut O2 untuk memuhi syarat jantung memompa darah keseluruh tubuh. Termasuk didalamnya ada Joker, yang duduk berdua dengan teman sejawatnya. Murtafi, seorang pemuda jebolan pondok pesantren. Sampai sekarang waktunya dihabiskan untuk sarungan, sarungan dan sarungan.
Yang menarik dari Murtafi adalah, dia hidup lama di pondok, akan tetapi naluri laki – lakinya itu yang tidak bisa hilang. Selama manas bergaul dengan Murtafi, hal yang paling dikenal Joker dari Murtafi adalah keahliannya “mbribik” wanita. Manas mengibaratkan, dalam  kolom hobi di Curiculum Vitae-nya Murtafi dicantumkan kata Mbribik. Ya, hobinya Mbribik wanita. kalau menjumpai wanita berpayudara besar, seperti halnya anak – anak sekolah ketika upacara bendera di hari senin ketika bendera dikibarkan. Hormat, dia  akan berhenti beraktifitas kemudian mengambil sikap siap, kemudian hormat grak!
Berbeda lagi ketika dia menjumpai wanita berpayudara kecil, dia akan mengheningkan cipta dan menyanyikan lagu syukur. Sungguh cinta tanah air sekali santri bertubuh tambun ini
Kuda besi berekor itu akan membawa mereka menuju sebuah kota di Jawa Timur. Kota B. Untuk bertemu dengan DJ Pujaan pujaan hati Joker, yang akan menggelar konser tunggal di kota itu. Seorang DJ yang beberapa waktu lalu terlibat skandal “oper cut” dengan fans pujaannya.
Murtafi terkekeh – kekeh menatap layar Hp dan menimpali Joker yang sedang dimabuk rasa kantuk “Ker, joker. Kamu bawa power bank ndak, hpku mau mati ini”
“lha ndene to cuk, hp barusan di cas dirumah kok udah habis lagi” Joker tidak memperhatikan Murtafi
“lhaaa, aku ra bisa hidup kalo hpku mati, ini aku janjian mau ngirim kaos ke Sulawesi. Biasa, bribikan baru” wajahnya yang menjengkelkan cengengas – cengeges.
“wes ah, aku mau tidur. ambil sendiri power banknya di tas depanku”
Joker melalui perjalanan itu dengan tidur, karena semalam habis kena skors mencuci truk di terminal Bangsri karena dia kalah tarohan bola. sebuah kebiasaan di Bangsri, yang kalah taruhan Bola, suruh mencuci truk sampai bersih.
“ikhlas po ndak iki?” Murtafi menunjukkan wajahnya yang ngece joker.
2 jam perjalanan mereka lalui, ular besi memuntahkan mereka di stasiun. Joker dibangunkan Murtafi yang sedari tadi tidak tidur, sibuk menghabiskan daya di hpnya untuk mengirim kata – kata manis ke beberapa kontak Whatsapp.
mereka naik Taksi, untuk menuju ke lokasi acara yang dihelat di sebuah tempat wisata ditengah kota. Sebelum mereka naik becak terjadi percek – cokan kecil diantara keduanya. Murtafi ingin naek Taksi, sedangkan Joker ingin jalan kaki. Talchis mempertimbangkan dengan naik Taksi, mereka akan segera sampai. Tapi joker berpendirian lain, dia ingin naek bus, karena dengan naik bus, dia kan menghirup bau solar, sebagai obat kerinduannya pada kampung Bangsri yang belum lama dia tinggalkan.
“wes tak nyegat Taksi, biar kita cepet sampai. ini kita udah telat cuk” Murtafi berduyun – duyun menuju pangkalan taksi
“lhooo cuk, ati – ati ah. Naek bus itu kenikmatan hakiki. Wes naik bus, kita bisa nikmatin bau solar kaya di kampung halamanku” Joker menarik tangan Murtafi dengan paksa.
“loh, kita nanti telat. iki wes jam berapa, nanti bribikanku keburu diambil orang” wajah murtafi sudah mulai mengkerut
lama perdebatan itu, akhirnya mereka ditengahi oleh tukang becak yang kasian melihat mereka ribut dan akhirnya diputuskan untuk naek becak ke lokasi acara yang ternayat hanya berjarak 400 meter dari stasiun. wo tekeeeee... Wong Bangsri
harap maklum, didesa mereka, transportasi umum itu adalah hal yang langka. Saking langkanya alat transportasi umum mereka sudah mereka musiumkan, makanya disana jarang transportasi.
Dalam waktu seminggu, hanya ada dua bus yang melalui jalur tempat Mustafi dan Joker tinggal. Bhiks..
10 menit becak dikayuh untuk mengantarkan dua anak gaul Bangsri sampai di lokasi konser. Wajah mereka sumringah ketika nama “DJ Sambat-Tans” terpampang di banner besar berukuran 10 x 25 meter.
Setelah sampai dilokasi, Joker langsung nyelonong masuk dan meninggalkan Mustafi bersama tukang becak. Joker sudah tidak sabar untuk mendengarkan musik racikan Dj Sambat – Tans yang terkenal memabukkan laut itu.
“wooo kakeane, wes diantar malah becak e rak dibayar” Mustafi menyerahkan uang pecahan 10 ribuan kepada tukang becak dan menyusul joker
“heeee sini mus sini” Ternyata joker sudah berada dibarisan depan dari penonton yang berjumlah sekitar 100an orang.
“sebenarnya apa sing menarik dari DJ iki seh ker?”Mustafi mencari tempat duduk yang pas untuk mereka berdua
“Woo jangan salah, DJ Sambat – Tans ini adalah Dj masa kini. Kowe nanti bisa lihat racikan musiknya, antara dangdut klasik dengan musik jeduk – jeduk ala Dj. Kalau kau mendengarkan musiknya, kowe tidak akan pengen menikah karena mumet yang kowe rasakan” Joker meletakkan pantatnya diposisi paling depan.
Lokasi pergelaran musik itu digelar disebuah wahana air, ada panggung utama didalamnya yang dibelakangnya ada air mancur yang berwarna warni karena sorot lampu dan bergoyang – goyang.
sekitar 15 menit mereka menunggu, sambil menikmati acara pembuka yaitu jaran kepang.
“ini masuknya dimana ker, memadukan antara musik DJ dan jarang kepang” Mustafi terdiam dan mikir
“loh ojo salah, Jaran Kepang kan juga goyang – goyang sambil kesurupan, nanti kalau kowe sudah mendengarkan musik Dj Sambat – Tans, kowe juga akan merasa kesurupan dan kesetanan”
“Embuh ker, matio ae ker”
“DJ Sambat – Tans itu unik mus, namanya unik, sambat – tans itu berasal dari bahasa jawa Samabatan yang dalam bahasa Indonesia artinya bekerja dengan ikhlas tanpa bayaran. Nah, namanya mempunyai makna yang dalam sekali, saking ikhlasnya dia ketika manggung, dia tidak berharap ada uang bayaran. Makanya namanaya DJ Sambat – Tans. Perpaduan antara kekinian dan kearifan lokal. bagaimanapun juga dia adalah DJ Local Genius yang mempertahankan adat – adat bahasa Jawa”
“woalah,cah ora kebak utekke koe ki”wajah Mustafi melengos memandang mbak – mbak berpayudara besar kemudian dia berdiri dan hormat.
100 penonoton mulai riuh suaranya karena Dj Sambat – Tans naek ke panggung konser. Dengan Blangkon dikepalanya. Kalung besar berwarna perak di lehernya. Dia makai baju silver bertuliskan “Wedhus Gabak”. Ciri khas utamanya tidak ditinggalkan, dia memakai celana Basket. Seorang Dj dengan celana Basket, ya celana basket. kakinya dibalut sepatu pantofel mengkilat kira – kira berukuran 40.
“lha delengen to mus, mana ada Dj yang pakai blangkon dan dipadukan dengan celana basket. Lak menarik sekali sih. Dj kearifan lokal, Dj menjunjung kebhinekaan. wes ayo kita kebelakang dekat sama air mancur, aku haus” kembali si Mustafi yang sedang mengheningkan ditarik begitu saja oleh Joker.
Musik dipertama dibuka dengan menggelora oleh Dj Sambat – Tans. Dia meremix lagunya Hardwell , Jonathan Mendelsohn & Kaaze berjudul We Are Legend dipadukan dengan lagu andalan Via Vallen – Pikir Keri. Kalau kita sambung lagu ini mengkisahkan tentang statusnya yang Legend ketika ditanya kapan menikah dan menjawab dengan jawaban “Pikir Keri”
Joker tidak bisa diam mendengar musik dari Dj Sambat – Tans dan berjoget seperti orang kerasukan. Masuk ke kolam dan keluar lagi. Sedangkan Mustafi sejak dari tadi hormat ke arah penonton tanpa henti.
Musik kedua joker sudah mulai brutal. Dia menyembur – nyemburkan air dari mulutnya yang diambil dari kolam belakang panggung. Penonton sumringah dengan apa yang dilakukan oleh joker. Dia berduyun joget sambil menyemprot – neymprotkan air ke arah kerumunan penonton dan Dj Sambat – Tans. Selang beberapa detik, musik berhenti total dan Joker tetap bergoyang kesetanan.
“aku bahagia, hidup sejahtera di khatulistiwa” sedari tadi itu yang keluar dari mulutnya.
“jinguk, alatku konslet kena air. lha dipikir iki jam anti air apa, kok disembur air” Dj Sambat – Tans sambil membanting blangkongnya
musik terhenti total, Mustafi menarik joker dari kolam untuk bersembunyi dan mereka duduk kemudian mereka pura – pura tidak tahu. Pagelaran musik itu diakhiri begitu saja, dan penonton membubarkan diri.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jathil Obyog

  Kesenian Reyog terbagi atas dua bentuk yaitu reyog display dan reyog play. Reyog Display atau biasanya disebut Reyog Festival yang ditampilkan dalam event – event tertentu misal dalam Festival Reyog Nasional yang diadakan setahun sekali. Sedangkan Reyog Play adalah sebutan bagi Reyog Obyog. Dikatakan obyog karena dalam pementasannya tidak selalu berada dipanggung, penari turun secara langsung dan berbaur dengan penonton. Keistimewaan dari obyog adalah penonton boleh ikut berbaur dalam pertunjukkan dan ikut menari dalam pertunjukan tersebut. Selain itu, kesenian reyog obyog bisa dipentaskan dalam berbagai acara, misalnya hajatan, khitanan, rapat terbuka dll. Kesenian ini memiliki sifat gembira dan dinamis karena reyog obyog adalah sebuah tarian rakyat   dimana penonton boleh ikut menari bersama dengan pemain reyog obyog. Terdapat perbedaan yang mendasar pada unsur penari antara reyog festival dan reyog obyog. Unsur – unsur dalam reyog festival terdiri dari : Kelono ...

Filosofi Larung Sesaji di Telaga Ngebel Ponorogo

Kebudayaan merupakan sebuah kebiasaaan nenek moyang yang dilakukan manusia dalam lingkup sosial tertentu.   Salah satunya kebudayaan yang dimiliki bangsa Indonesia ialah larung sesaji.   Larung sesaji itu sendiri merupakan menghanyutkan persembahan berupa makanan atau benda lain dalam upacara keagamaan yang dilakukan secara simbiolis. Larung sesaji terdapat di berbagai daerah salah satunya   yaitu berada di Ponorogo.   Ponorogo merupakan salah   satu kabupaten di Jawa Timur yang memiliki berbagai budaya yang tidak jauh berbeda dengan daerah-daerah lainnya.   Pada setiap tahun baru Islam atau Sura, Kabupaten Ponorogo mengadakan suatu rangkaian acara berupa   Grebeg Sura.   Dalam acara tahunan ini   ditampilkan berbagai macam seni dan tradisi seperti Festival Reog Mini, Festival Nasional Reog Ponorogo, bedhol pusaka, kirab pusaka dan yang terakir yaitu upacara larung sesaji yang dilaksanakan di Telaga Ngebel.   Upacara la...

Alam “properti” ber-Tuhan

By : Hayik Lana M  Pertanian merupakan bagian dari kehidupan manusia. Petanian adalah salah satu tindakan dari sekian banyak tindakan lain untuk memanfaatkan potensi dari alam. Pertanian mulai muncul ketika masyarakat mampu menjaga ketersediaan pangan bagi diri sendiri dan kelompok. Manusia sebelumnya mengandalkan alam untuk memenuhi kebutuhannya dengan cara berburu dan mengumpulkan makanan. Kebutuhan manusia semakin meningkat dan alam sudah tidak mampu lagi menyediakan kebutuhan pangan, akhirnya manusia yang terdesak kebutuhannya mulai menetap dan bertani. Tinggal menetap dan bertani tersebut berdampak pada kemunculan peradaban-peradaban dunia   Gambar : Perusahaan membakar hutan di Gala-Gala, Tapanuli, 1933. Foto: KITL Marsden mendapati pada April-Mei, jelang musim kemarau, petani telah memilih dan menandai hutan untuk ladangnya. Masyarakat memilih cara cepat meratakan pohon-pohon besar di hutan dengan memercikan api dari dua flint yang diadu. “Api bisa be...